Kisah Nyata Akibat Pergaulan Bebas (Gak Baca rugi !)
Kisah Nyata Akibat Pergaulan Bebas (ijem Yang Malang)
Beberapa bulan lalu, ijem bertemu dengan Boy. Boy begitu tertarik dengan ijem. Pun begitu ijem juga merasakan hal yang sama.
Setelah beberapa hari Boy melakukan PDKT, ijem pun klepek- klepek. Keduanya saling mencintai.
Sejak itu, hari-hari mereka lalui berdua penuh dengan canda.
Hingga suatu hari mereka bercengkrama. Saling melepaskan keperjakaan dan keperawanan
mereka masing-masing. Meski belum menikah, keduanya begitu serasi dan sejak mereka melakukan hubungan intim untuk yang pertama kali, keduanya sering melakukannya lagi.
"Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi buncit."Ternyat a ijem bunting diluar nikah. Meski udah bunting, mereka ga segera menikah juga. Malah mereka masih kerap melakukan hubungan intim dan tidur bareng.
Beberapa bulan kemudian, perut ijem semakin membesar. Tapi Boy, yang tlah menanamkan benih di
perut ijem malah pergi meninggalkannya -. Setelah apa yang diberikan ijem pada Boy, Boy begitu mudah
mencampakkannya -.
Perut udah besar dan ga lama lagi nglairin. ijem tak pernah tau kabar Boy. ijem juga ga tau ortu
Boy. Bilang pada ortu sendiri juga ga mungkin. Dengan besar hati, ijem harus sendiri. Melahirkan dan membesarkan anak yang tak berdosa itu.
Sehari sebelum nglairin, ijem ketemu Boy juga. Tapi ijem hanya bisa menatap dari kejauhan melihat Boy sedang bermesraan dengan yang lainnya. ijem yang malang.
Esoknya, perut ijem kontraksi. Mimi segera nglairin. Tak ada Boy, tak orang tua, tak ada bidan
maupun dokter yang membantunya. Sekuat tenaga ijem berusaha bertahan dari sakitnya nglairin. Perjuangannya
tak sia-sia. ijem berhasil nglairin lima anak yang lucu-lucu dan imut-imut. Begitu lahir, kelima
anaknya mengeong bersaut- sautan.
Kini, ijem tlah menjadi ibu bagi kelima ekor kucing dan Boy semakin gencar berburu kucing-
kucing betina lain untuk memperbanyak populasi kucing di habitatnya
Wakakakakakakak akakaka :P
Beberapa bulan lalu, ijem bertemu dengan Boy. Boy begitu tertarik dengan ijem. Pun begitu ijem juga merasakan hal yang sama.
Setelah beberapa hari Boy melakukan PDKT, ijem pun klepek- klepek. Keduanya saling mencintai.
Sejak itu, hari-hari mereka lalui berdua penuh dengan canda.
Hingga suatu hari mereka bercengkrama. Saling melepaskan keperjakaan dan keperawanan
mereka masing-masing. Meski belum menikah, keduanya begitu serasi dan sejak mereka melakukan hubungan intim untuk yang pertama kali, keduanya sering melakukannya lagi.
"Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi buncit."Ternyat a ijem bunting diluar nikah. Meski udah bunting, mereka ga segera menikah juga. Malah mereka masih kerap melakukan hubungan intim dan tidur bareng.
Beberapa bulan kemudian, perut ijem semakin membesar. Tapi Boy, yang tlah menanamkan benih di
perut ijem malah pergi meninggalkannya -. Setelah apa yang diberikan ijem pada Boy, Boy begitu mudah
mencampakkannya -.
Perut udah besar dan ga lama lagi nglairin. ijem tak pernah tau kabar Boy. ijem juga ga tau ortu
Boy. Bilang pada ortu sendiri juga ga mungkin. Dengan besar hati, ijem harus sendiri. Melahirkan dan membesarkan anak yang tak berdosa itu.
Sehari sebelum nglairin, ijem ketemu Boy juga. Tapi ijem hanya bisa menatap dari kejauhan melihat Boy sedang bermesraan dengan yang lainnya. ijem yang malang.
Esoknya, perut ijem kontraksi. Mimi segera nglairin. Tak ada Boy, tak orang tua, tak ada bidan
maupun dokter yang membantunya. Sekuat tenaga ijem berusaha bertahan dari sakitnya nglairin. Perjuangannya
tak sia-sia. ijem berhasil nglairin lima anak yang lucu-lucu dan imut-imut. Begitu lahir, kelima
anaknya mengeong bersaut- sautan.
Kini, ijem tlah menjadi ibu bagi kelima ekor kucing dan Boy semakin gencar berburu kucing-
kucing betina lain untuk memperbanyak populasi kucing di habitatnya
Wakakakakakakak akakaka :P
.jpg)
0 opini:
Post a Comment